Asslammu'alaykum Wr. Wb.
Hai! Udah lama nih aku nggak buka blogku, hehehe. Sekitar sebulan lah.
Nah sekarang di sini aku mau ngeshare beberapa rangkaian puisi yang aku karang khusus untuk ulang tahun Ibu aku yang ke-37 tahun, yaitu pada tanggal 12 Juni 2014 kemarin. Judulnya Hari Bahagia. Harapan untuk Ibuku pasti ada. Namun alhamdulillah, aku selalu menyertai namanya di do'a setelah sholatku. Umurnya semakin hari, semakin tua. Aku sebagai anak semata wayangnya, sudah pasti harus membanggakannya. Ibu memang seorang single parent, namun Ia tidak pernah menyerah dalam menjalani hidup ini. Demi aku :) Selamat Ulang Tahun Ibuuuuu :* muuuuuaaaaccchhhh hehe
Eka Tiara Ningsih
Hai! Udah lama nih aku nggak buka blogku, hehehe. Sekitar sebulan lah.
Nah sekarang di sini aku mau ngeshare beberapa rangkaian puisi yang aku karang khusus untuk ulang tahun Ibu aku yang ke-37 tahun, yaitu pada tanggal 12 Juni 2014 kemarin. Judulnya Hari Bahagia. Harapan untuk Ibuku pasti ada. Namun alhamdulillah, aku selalu menyertai namanya di do'a setelah sholatku. Umurnya semakin hari, semakin tua. Aku sebagai anak semata wayangnya, sudah pasti harus membanggakannya. Ibu memang seorang single parent, namun Ia tidak pernah menyerah dalam menjalani hidup ini. Demi aku :) Selamat Ulang Tahun Ibuuuuu :* muuuuuaaaaccchhhh hehe
Hari Bahagiamu
Ibu...
Kini telah tiba saatnya
Hari kelahiranmu
Tanggal bersejarah bagimu
Engkau memulai hidup di dunia ini
Ibu...
Tubuhmu yang dulu bagai peri surga
Kini telah tak seperti dulu
Sejak di dalam rahimmu, tumbuh aku..
Tumbuh aku, seorang janin tercintamu..
Maaf, maaf, maaf..
Kata itu yang hanya bisa terus tercurah
Sebab hingga detik ini
Aku belum bisa menjadi yang sempurna
Bagimu.. Untuk kehormatanmu..
Bahkan bisik-bisik mereka yang berburuk sangka pada kita..
Maafkan atas segala manjaku
Maafkan dengan ketidakmampuanku
Maafkan untuk aku yang telah..
Menjadi aibmu di dunia ini
Aku hanya seorang insan
Yang tak mengerti kehidupan
Aku hanyalah titipan tuhan
Yang bermodal tubuh mungil tanpa kafan
Laksana sinar mentari yang gagah
Mulai hilang dari pengabdian para insan
Namun tak seorang pun tahu
Bahwa aku selalu menyinari langkahmu
Hingga tiba bahagiamu di sisi tuhan..
Meski rambutmu semakin memutih
Ingatlah aku selalu dihatimu
Wahai wanita terkuatku..

0 Komentar untuk "PUISI : Hari Ulang Tahun Ibu "Hari Bahagiamu""